Whatsapp
Tempat Menarik Lainnya

Jatiluwih Rice Terracces

Rice Terraces Jatiluwih
Sejarah Singkat

Rice Terraces Jatiluwih merupakan hamparan sawah terasering yang sangat luas dan ikonik, terletak di Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Kawasan ini menjadi salah satu contoh terbaik sistem pertanian tradisional Bali yang dikenal sebagai Subak, sebuah sistem irigasi berbasis komunitas yang telah diterapkan secara turun-temurun sejak abad ke-9.

Keunikan Subak tidak hanya terletak pada teknik pengairannya, tetapi juga pada nilai filosofis yang melandasinya, yaitu Tri Hita Karana—konsep keseimbangan antara manusia, alam, dan spiritualitas dalam ajaran Hindu Bali. Atas nilai budaya, keberlanjutan, dan keasliannya, kawasan Jatiluwih secara resmi ditetapkan sebagai bagian dari UNESCO World Heritage Site pada tahun 2012, dalam kategori Cultural Landscape of Bali Province.

Nama “Jatiluwih” sendiri dapat diartikan sebagai “sungguh indah” atau “luar biasa”, sebuah gambaran yang tepat untuk pemandangan sawah hijau berundak yang membentang luas dengan latar pegunungan, khususnya Gunung Batukaru.

Fasilitas

Meskipun berfokus pada keaslian alam dan kehidupan pertanian, Rice Terraces Jatiluwih dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan wisatawan:

Fasilitas Utama

Jalur trekking dan jalan setapak melintasi teras sawah, termasuk beberapa loop trails untuk berjalan santai
Papan informasi dan jalur berpemandu untuk membantu eksplorasi kawasan
Area khusus untuk bersepeda dan hiking dengan pemandangan pegunungan yang sejuk

Fasilitas Pendukung

Warung, kafe, dan restoran sederhana yang menyajikan makanan serta minuman lokal dengan panorama sawah
Toilet umum dan area parkir di pintu masuk kawasan
Area istirahat dan spot foto dengan sudut pandang lanskap sawah yang luas

Karena Jatiluwih merupakan lahan pertanian aktif, pengunjung juga dapat menyaksikan langsung aktivitas petani Bali dalam menanam, merawat, hingga memanen padi secara tradisional—menjadikan pengalaman wisata lebih autentik dan edukatif.

Akses & Jarak Tempuh
Dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
Jarak sekitar ±70 km dengan waktu tempuh ±1,5–2 jam berkendara, tergantung rute dan kondisi lalu lintas.
Dari Denpasar
Sekitar ±70–80 km dengan waktu tempuh ±1,5–2 jam perjalanan darat.
Dari Ubud
Jarak ±35–45 km, dengan waktu tempuh sekitar ±1,5–2 jam melalui jalur pedesaan dan pegunungan.

Rice Terraces Jatiluwih berada di ketinggian sekitar ±700 meter di atas permukaan laut, sehingga memiliki udara yang lebih sejuk dan panorama pedesaan Bali yang luas dan hijau.

Ringkasan

Rice Terraces Jatiluwih bukan sekadar destinasi fotografi, melainkan sebuah warisan budaya pertanian yang hidup dan berkelanjutan. Kawasan ini merepresentasikan harmoni antara alam, komunitas petani, dan nilai spiritual Bali melalui sistem Subak yang telah bertahan selama berabad-abad.

Dengan lanskap sawah terasering yang megah, udara pegunungan yang sejuk, serta suasana pedesaan yang damai, Jatiluwih menjadi destinasi ideal bagi wisatawan yang mencari pengalaman alam, budaya, dan ketenangan—jauh dari hiruk-pikuk kawasan wisata pantai Bali.

Address

Br. Jagatamu, Meliling, Kec. Kerambitan, Kab. Tabanan, Bali

Contact Number

+62 812-3730-7574

Email Address

info@nsplaw.co.id

Website

balivylet.com